Kesempatan kedua
Manusia adalah tempatnya salah, karena memang kita terkadang harus melakukan kesalahan sehingga kemudian kita dapat belajar arti dari keselahan tersebut. Hal apa yang harus kita perbaiki, hal apa yang harus kita tingkatkan dan hal arkan kitapa yang harus kita kurangi. Namun, waktulah yang menjawab dan mengaja bagaimana semua itu dapat menjadi sebuah proses pendewasaan. Sebuah proses yang terbentuk karena adanya hubungan sebab akibat dari kesalahan yang pernah kita lakukan dan perlahan kita perbaiki.
aku percaya bahwa menjadi pemaaf bukanlah suatu hal mudah, apalagi memaafkan orang yang telah menyakiti dan mengganggu kita. Ya, aku tau menyakiti dan mengganggu orang untuk suatu alasan memang tidak akan pernah bisa diterima dan dimaafkan oleh siapapun. namun, aku bersyukur masih diberi kesempatan oleh orang yang sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri.
Adakalanya kiapa-siapa bagaimana bisa kita menghakimi orang lain. ta harus menerima kesalahan dan kebaikan kita, bagitu juga kekurangan dan kelebihan kita. Kita bukanlah siapa-siapa , memaafkan bagiku adalah cara termulia yang dilakukan karena Dia saja Maha Pemaaf bagi siapapun. Sementara kita bukan siapa siapa.
Perlahan, aku mulai paham dan menyadari bahwa dialah orang yang masih setia menemani disaat keadaanku yang paling sulit. dialah yang senantiasa memaafkanku, dan dialah yang menjadi tempat aku pulang.
DASB.
Komentar
Posting Komentar